Indonesia ternyata pernah menjadi tujuan kunjungan sejumlah figur dari industri hiburan dewasa internasional. Kehadiran mereka di Tanah Air bukan hanya berkaitan dengan wisata atau liburan, tetapi juga memunculkan cerita menarik karena beberapa di antaranya pernah terlibat dalam produksi film Indonesia.
Setiap kunjungan memiliki latar belakang berbeda. Ada yang datang untuk menjalani proses syuting, menghadiri kegiatan tertentu, berlibur, hingga melakukan aktivitas sosial. Perbedaan tersebut penting dipahami agar informasi yang beredar tidak tercampur antara fakta, rumor, dan spekulasi.
Lantas, siapa saja aktris film dewasa internasional yang pernah berkunjung atau terlibat dalam produksi film di Indonesia? Berikut ulasan mengenai empat nama yang pernah menjadi perhatian publik.
1. Rin Sakuragi, Aktris Jepang yang Membintangi Suster Keramas
Rin Sakuragi merupakan salah satu aktris asal Jepang yang pernah terlibat dalam produksi film Indonesia. Namanya dikenal publik Tanah Air melalui film horor komedi Suster Keramas yang dirilis pada 2009.
Pengalamannya selama berada di Indonesia menyimpan sejumlah cerita menarik. Mulai dari menjalani proses syuting di kawasan pegunungan, menghadapi udara dingin hingga dini hari, sampai mencicipi kuliner khas Indonesia yang membuatnya ketagihan.
Menjalani Syuting Selama 10 Hari
Dalam wawancara yang diberitakan pada Oktober 2014, Rin menceritakan pengalamannya ketika menjalani proses pengambilan gambar film Suster Keramas. Menurut pengakuannya, proses syuting berlangsung sekitar 10 hari dan berjalan lancar.
Bertahan di Lokasi Syuting hingga Dini Hari
Rin menceritakan bahwa jadwal syuting pernah berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 dini hari. Sementara itu, ia harus kembali bekerja sekitar pukul 07.00 pagi. Artinya, waktu istirahatnya hanya berkisar tiga hingga empat jam.
Syuting di Dekat Air Terjun saat Hujan dan Udara Dingin
Pengalaman lain terjadi ketika Rin menjalani pengambilan gambar di dekat air terjun. Saat itu, hujan turun dan sejumlah kru memilih berteduh. Namun, Rin bersama kamerawan tetap harus melanjutkan pekerjaan dalam kondisi udara sangat dingin.
Tertarik dengan Pengalaman Bermain Film Horor
Rin mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya takut terhadap hal-hal menyeramkan. Meski demikian, pengalaman bermain dalam film horor komedi Suster Keramas justru terasa menyenangkan baginya.
Ketagihan Mi Goreng dan Makanan Pedas Indonesia
Dalam wawancara tersebut, Rin mengaku menyukai mi goreng Indonesia. Ia juga mengatakan mulai terbiasa dan menyukai makanan pedas setelah beberapa kali berkunjung ke Indonesia. Rin menyebut sudah empat kali datang ke Tanah Air ketika wawancara itu dilakukan.
Pengalaman Rin memperlihatkan bahwa kehidupan seorang pemain film tidak selalu berkaitan dengan kamera dan popularitas. Ada pula cerita tentang jadwal kerja melelahkan, kondisi alam yang menantang, hingga pengalaman mencicipi makanan khas suatu negara.
Film Suster Keramas menjadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia pada penghujung 2009. Film tersebut sempat menuai kontroversi dan mendapat penolakan dari sejumlah pihak, termasuk MUI Samarinda.
2. Sora Aoi, Aktris Jepang yang Membintangi Suster Keramas 2
Nama Sora Aoi mungkin sudah tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Mantan aktris film dewasa asal Jepang tersebut pernah menjadi sorotan ketika datang ke Tanah Air untuk membintangi film horor komedi Suster Keramas 2 pada 2011.
Membintangi Film Horor Komedi Suster Keramas 2
Salah satu alasan utama Sora datang ke Indonesia adalah untuk terlibat dalam produksi film Suster Keramas 2, yang juga dibintangi Ricky Harun. Tawaran bermain dalam film tersebut disebut telah datang sekitar dua tahun sebelumnya. Sora juga mengaku mendapatkan informasi dan masukan dari Rin Sakuragi, pemeran film pertamanya.
Pernah Datang ke Bali untuk Pemotretan
Sebelum menjalani pekerjaan film di Jakarta, Sora pernah mengunjungi Bali untuk keperluan pemotretan. Dalam wawancara pada 2021, ia mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Pulau Dewata, bahkan sempat menyampaikan keinginan untuk tinggal di sana.
Terkejut Menghadapi Kemacetan Jakarta
Sora mengaku sempat mengalami perjalanan dari hotel menuju lokasi syuting yang memakan waktu sekitar satu jam akibat kemacetan. Menariknya, perjalanan pulang hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Kaget Saat Mobilnya Berada di Belakang Kendaraan Polisi
Dalam wawancara bersama YouTuber Daisuke Botak yang diberitakan pada 2021, Sora mengenang pengalamannya ketika mobil yang ditumpanginya berada di belakang kendaraan polisi. Ia sempat mengira polisi tersebut sedang membuka jalan khusus untuk dirinya.
Mencicipi Nasi Goreng, Sate, hingga Donat J.CO
Sora menyebut nasi goreng dan sate sebagai makanan Indonesia yang pernah dicicipinya. Ia juga menyukai donat J.CO. Menurutnya, mencoba makanan khas negara yang dikunjungi merupakan hal menyenangkan saat bepergian ke luar negeri.
Belajar Bahasa Indonesia dari Lokasi Syuting
Salah satu ungkapan bahasa Indonesia yang paling diingat Sora adalah "sekali lagi". Kalimat tersebut kemungkinan sering terdengar selama proses pengambilan gambar ketika sebuah adegan harus diulang.
Tidak Punya Banyak Waktu untuk Berbelanja dan Jalan-Jalan
Jadwal pekerjaan yang padat membuat aktivitas Sora lebih banyak berkisar antara hotel dan lokasi syuting. Keterbatasan waktu dan kemacetan membuatnya tidak memiliki banyak kesempatan untuk berkeliling Jakarta.
Memuji Keramahan Masyarakat Indonesia
Dalam wawancara yang sama, Sora menggambarkan orang-orang Jakarta sebagai pribadi yang hangat, ramah, dan baik. Pada 2021, ia menyatakan masih bersedia menerima tawaran pekerjaan dari Indonesia jika ada kesempatan.
Kunjungan Sora Aoi ke Indonesia bukan hanya tentang membintangi sebuah film. Ada banyak pengalaman sederhana yang menjadi kenangan tersendiri, mulai dari mencicipi kuliner, menghadapi kemacetan Jakarta, hingga mengingat ungkapan bahasa Indonesia dari lokasi syuting.
3. Sasha Grey, Aktris Amerika yang Membintangi Film Indonesia dari Los Angeles
Nama Sasha Grey pernah menghebohkan industri perfilman Indonesia pada 2011. Mantan aktris film dewasa asal Amerika Serikat tersebut digaet untuk membintangi film horor komedi Pocong Mandi Goyang Pinggul produksi K2K Production. Namun, meskipun menjadi salah satu pemeran film Indonesia, Sasha ternyata tidak menjalani proses syuting di Tanah Air.
Menerima Tawaran Bermain Film Horor Indonesia
Pada April 2011, produser KK Dheeraj mengumumkan keterlibatan Sasha Grey dalam film Pocong Mandi Goyang Pinggul. Menurut pemberitaan KapanLagi, proses negosiasi membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan hingga akhirnya Sasha bergabung.
Menjalani Syuting Selama 10 Hari di Los Angeles
Menurut keterangan Iyan Widjaya, publisis film tersebut, adegan Sasha direkam di Los Angeles, Amerika Serikat, selama sekitar 10 hari. Setelah bagian Sasha selesai, produksi dilanjutkan di Jakarta dengan melibatkan sejumlah pemain Indonesia. Artinya, Sasha membintangi film produksi Indonesia, tetapi proses syuting bagiannya tidak dilakukan di Indonesia.
Beradu Akting dengan Pemain Indonesia
Dalam film tersebut, Sasha dipercaya memerankan karakter utama dengan dialog berbahasa Inggris. Film ini juga menampilkan sejumlah pemain Indonesia, termasuk Sheza Idris, Annisa Bahar, Baby Margaretha, dan Chand Kelvin.
Batal Datang ke Indonesia untuk Peluncuran Film
Awalnya, Sasha dijadwalkan menghadiri acara syukuran dan peluncuran film. Namun, rencana tersebut batal. Dalam pemberitaan 25 April 2011, produser KK Dheeraj menjelaskan adanya kekhawatiran terhadap kecaman dan kemungkinan aksi anarkis dari kelompok tertentu. Produser juga menyebut Sasha sedang menjalani pekerjaan lain di Hollywood.
Filmnya Tetap Dirilis di Indonesia
Meskipun Sasha batal menghadiri peluncuran, film tersebut tetap dipersiapkan untuk tayang di bioskop Indonesia. Pihak produksi menyebut tanggal rencana penayangan pada 28 April 2011.
Akhirnya Sasha Grey Datang ke Indonesia pada 2014
Walaupun batal datang pada 2011 untuk mempromosikan filmnya, Sasha akhirnya benar-benar menginjakkan kaki di Indonesia pada November 2014. Kedatangannya kali ini bukan untuk syuting film Indonesia, melainkan sebagai bagian dari tur musik elektronik yang melintasi sejumlah kota di Asia dan Australia. Bali dan Jakarta termasuk kota yang dijadwalkan menjadi tempat penampilannya.
Mengapa Sasha Grey Dipilih oleh Produser Indonesia?
Popularitas internasional Sasha dianggap memiliki nilai komersial yang dapat membantu memasarkan film. Penelitian akademis berjudul Porn Star as a Commodity in Indonesian Horror Movies juga membahas fenomena penggunaan figur dari industri film dewasa sebagai daya tarik pasar film horor Indonesia.
Fakta penting yang perlu diluruskan adalah Sasha Grey memang pernah membintangi film Indonesia, tetapi tidak menjalani syuting film tersebut di Indonesia.
4. Maria Ozawa alias Miyabi, Aktris Jepang yang Beberapa Kali Berkunjung ke Indonesia
Maria Ozawa, yang lebih dikenal dengan julukan Miyabi, beberapa kali menjadi perhatian publik Indonesia. Mantan aktris film dewasa asal Jepang tersebut pernah datang untuk urusan pekerjaan, berlibur di Bali, menghadiri acara, hingga melakukan kegiatan sosial di panti asuhan.
Datang ke Indonesia untuk Membintangi Film Horor
Salah satu alasan awal Miyabi dikenal luas di Indonesia adalah keterlibatannya dalam dua film lokal, yaitu Menculik Miyabi dan Hantu Tanah Kusir, yang dirilis pada 2010. Dalam wawancara yang diberitakan detikTravel pada Januari 2021, Miyabi mengungkapkan bahwa dirinya pernah datang ke Indonesia untuk menjalani pekerjaan sebagai aktris, termasuk membintangi dua film tersebut dan menghadiri sebuah acara.
Menikmati Liburan di Bali pada 2016
Pada November 2016, Miyabi kembali mengunjungi Indonesia dan memilih Bali sebagai tujuan kedatangannya. Melalui akun media sosialnya, ia membagikan sejumlah foto selama berada di Pulau Dewata. Berdasarkan penelusuran detikTravel, kedatangannya juga berkaitan dengan peluncuran produk stiker kendaraan bermotor.
Mengunjungi Panti Asuhan dan Membagikan Makanan pada 2022
Pada April 2022, Miyabi datang bersama DJ Evelyn dan DJ Shacho dari Jepang. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah kunjungan ke sejumlah panti asuhan dan lembaga sosial di Bali. Dalam kegiatan tersebut, rombongan membagikan makanan dan melakukan kegiatan sosial.
Mengenakan Jersey Merah dan Mendukung Timnas Indonesia di SEA Games 2019
Pada 26 November 2019, Maria Ozawa alias Miyabi hadir menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Thailand di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina. Ia tampil mengenakan jersey merah Timnas Indonesia dan membawa bendera Merah Putih.
Dalam wawancara dengan wartawan, ia mengatakan datang sebagai brand ambassador dan mengaku terkesan dengan fanatisme suporter Indonesia. "Saya menjagokan Indonesia 2-0," demikian prediksinya sebelum pertandingan. Timnas Indonesia U-22 kemudian mengalahkan Thailand dengan skor 2-0 melalui gol Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay.
Miyabi ternyata tidak menyaksikan pertandingan sampai selesai. Ia meninggalkan stadion ketika babak pertama berakhir. Salah satu pemberitaan menyebut banyaknya penonton yang meminta foto menjadi perhatian selama kehadirannya di stadion.
Membuat Konten YouTube tentang Indonesia
Pada 30 Desember 2020, Miyabi mengunggah vlog bertema Indonesia. Dalam video tersebut, ia mengunjungi restoran Indonesia bernama SuraBaya Wayang Bali yang berada di Jepang. Ia mencoba rendang, nasi goreng, mi goreng, dan sate ayam.
Miyabi juga memperlihatkan bahwa dirinya masih mengingat beberapa kosakata bahasa Indonesia, seperti "cantik", "terima kasih", "saya", dan "bosku".
Indonesia Menyimpan Banyak Kenangan bagi Miyabi
Perjalanan Maria Ozawa alias Miyabi di Indonesia cukup beragam. Ia pernah datang untuk pekerjaan perfilman, menghadiri acara, menikmati liburan di Bali, mencicipi kuliner Nusantara, hingga mengunjungi panti asuhan dan membagikan makanan.
Pengalaman Berbeda Para Aktris Internasional di Indonesia
Kehadiran sejumlah aktris dewasa seperti Rin Sakuragi, Sora Aoi, Sasha Grey, hingga Maria Ozawa atau Miyabi di Indonesia menjadi bagian menarik dari pertemuan dunia hiburan internasional dengan industri perfilman Tanah Air.
Ada yang datang untuk menjalani proses syuting, menghadiri kegiatan tertentu, berkunjung sebagai wisatawan, hingga menunjukkan ketertarikan terhadap budaya dan masyarakat Indonesia. Sementara itu, ada pula yang terlibat dalam film produksi Indonesia tanpa harus menjalani seluruh proses pengambilan gambar di Tanah Air.
Kisah mereka memperlihatkan bahwa hubungan antara figur hiburan luar negeri dan Indonesia tidak selalu berhenti pada layar film. Beberapa di antaranya meninggalkan cerita tersendiri melalui pengalaman selama berada di Tanah Air, mulai dari mengenal kuliner lokal, mengunjungi tempat wisata, hingga berinteraksi dengan masyarakat.
Terlepas dari latar belakang profesi dan kontroversi yang mungkin melekat pada sebagian nama tersebut, setiap kunjungan memiliki cerita dan konteksnya masing-masing. Pada akhirnya, fenomena ini menjadi catatan kecil tentang bagaimana Indonesia pernah menjadi bagian dari perjalanan karier maupun kehidupan sejumlah figur hiburan yang dikenal di berbagai belahan dunia.








